JPCC logo

Loving The Word: OIA

Semakin kita membaca firman, semakin kita mengenal Tuhan. Mari pelajari ayat Alkitab ini dengan pertanyaan OIA!

Week 3 of 4 Series: Fruitfulness

Yohanes 15:5-8 (TB2)
(5) Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Siapa saja yang tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
(6) Siapa saja yang tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
(7) Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
(8) Dalam hal inilah Bapa-Ku dimuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

Relevansi:
Relevansi Yohanes 15:5-8 bagi kekristenan masa kini adalah untuk mengingatkan umat percaya tentang pentingnya hubungan yang intim dan ketergantungan pada Kristus, kehidupan yang berbuah secara rohani, kekuatan doa, kesatuan gereja, dan tujuan utama untuk memuliakan Allah dalam segala hal. Ayat ini terus menjadi panduan yang kuat dan relevan bagi umat Kristen dalam menjalani kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan.

Observasi:
1 - Siapakah yang diidentifikasi sebagai pokok anggur dalam ayat ini?
2 - Apa yang dikatakan Yesus tentang orang yang tinggal di dalam-Nya?
3 - Apa yang terjadi pada ranting yang tidak tinggal di dalam Yesus menurut ayat 6?
4 - Apa janji Yesus bagi mereka yang tinggal di dalam-Nya dan firman-Nya tinggal di dalam mereka?
5 - Bagaimana Bapa dimuliakan menurut ayat 8?

Interpretasi:
1 - Apa arti "tinggal di dalam Yesus" dalam konteks ini?
2 - Mengapa Yesus mengatakan bahwa di luar Dia, kita tidak dapat berbuat apa-apa?
3 - Apa arti dari ranting yang dibuang dan dibakar dalam ayat 6?
4 - Bagaimana hubungan antara tinggal di dalam Yesus dan doa yang dikabulkan dalam ayat 7?
5 - Apa maksud Yesus dengan "berbuah banyak" dan bagaimana itu memuliakan Bapa?

Aplikasi:
1 - Bagaimana Saudara bisa memastikan bahwa Saudara "tinggal di dalam Yesus" dalam kehidupan sehari-hari?
2 - Dalam aspek apa saja kehidupan Saudara yang mungkin Saudara rasakan tidak berbuah dan bagaimana Saudara dapat berubah dengan tinggal di dalam Yesus?
3 - Bagaimana Saudara bisa lebih menghidupkan firman Yesus dalam tindakan dan keputusan sehari-hari?
4 - Bagaimana keyakinan bahwa "di luar Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa" mempengaruhi cara Saudara menjalani hidup dan menghadapi tantangan?
5 - Bagaimana Saudara dapat mengukur "buah" dalam kehidupan Saudara dan bagaimana Saudara bisa lebih memuliakan Bapa melalui tindakan dan pilihan Saudara?



ℹ️ Apa Itu OIA?

OIA (Observasi, Interpretasi, dan Aplikasi) adalah metode sederhana untuk belajar Alkitab.

Observasi:
Menyelidiki fakta dalam Firman Tuhan dengan pertanyaan 5W + 1H (What, Why, Who, Where, When, How).

Interpretasi:
Menarik kesimpulan dari fakta-fakta yang didapatkan. (Apa makna teks bagi penerima asli? Apa yang bisa dipelajari tentang Tuhan dan manusia melalui teks itu?) Dalam menarik prinsip, perhatikan konteksnya.

Aplikasi:
Apa yang mau kita terapkan di hidup kita setelah membaca teks Firman Tuhan tersebut?

How can we help you?

Hubungi kami lebih lanjut! Dengan senang hati, kami akan membantu Anda semakin mengenal JPCC dan mendukung perjalanan iman Anda.

JPCC OFFICE

DOWNLOAD MYJPCC APP

Google PlayApp Store