Loving The Word: OIA
Semakin kita membaca firman, semakin kita mengenal Tuhan. Mari pelajari ayat Alkitab ini dengan pertanyaan OIA!
Week 2 of 5 "Abiding Presence"
Baca Keluaran 33:17-23 TB
17 Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: ”Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau.”
18 Tetapi jawabnya: ”Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.”
19 Tetapi firman-Nya: ”Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama Tuhan di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani.”
20 Lagi firman-Nya: ”Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
21 Berfirmanlah Tuhan: ”Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
22 apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
23 Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan.”
Konteks Singkat
Keluaran 33 terjadi setelah bangsa Israel jatuh dalam dosa penyembahan anak lembu emas. Relasi bangsa Israel dengan Tuhan sedang berada dalam kondisi serius. Musa kemudian datang kepada Tuhan sebagai perantara bagi bangsa itu.
Menariknya, di tengah situasi tersebut Musa tidak hanya meminta penyertaan Tuhan atau solusi bagi bangsa Israel. Percakapannya dengan Tuhan justru bergerak semakin dalam sampai Musa berkata:
“Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.” (ayat 18)
Bagian ini memperlihatkan bahwa semakin seseorang mengenal Tuhan, semakin besar kerinduannya untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi.
O — Observation (Apa yang terjadi dalam teks?)
- Saat membaca percakapan Musa dan Tuhan di bagian ini, siapa yang menurutmu lebih banyak membawa percakapan menjadi semakin dalam, dan bagian mana yang paling menunjukkan hal itu?
- Baca kembali ayat 17–23, bagaimana suasana percakapan ini berubah? Dari awal sampai akhir bagian mana yang terasa paling personal, sakral, atau penuh hormat buat Saudara?
- Dari cara Tuhan merespons Musa di bagian ini, apa yang paling menonjol atau paling membekas buat Saudara: kedekatan Tuhan, batas yang Tuhan tetapkan, perlindungan Tuhan, atau cara Tuhan menyatakan diri-Nya?
I — Interpretation (Apa arti dan maknanya?)
- Musa sudah melihat banyak mujizat dan mengalami penyertaan Tuhan sebelumnya, tetapi ia masih ingin lebih dekat dan lebih mengenal Tuhan. Menurut Saudara, apa yang bagian ini ajarkan tentang kedewasaan rohani?
- Menurut Saudara, apa bedanya mencari Tuhan karena kita membutuhkan sesuatu, dengan mencari Tuhan karena sungguh rindu mengenal Dia? Kenapa perbedaan itu penting dalam kehidupan rohani seseorang?
A — Application (Bagaimana menerapkannya?)
- Kalau jujur, akhir-akhir ini apa yang paling banyak mendorong Saudara datang kepada Tuhan apakah karena kebutuhan, rutinitas, tanggung jawab pelayanan, atau kerinduan untuk mengenal Tuhan lebih dalam?
- Apa satu langkah sederhana dan realistis yang bisa Saudara lakukan minggu ini untuk kembali membangun rasa lapar akan Tuhan, misalnya lewat doa yang lebih fokus, saat teduh tanpa distraksi, atau menyediakan waktu khusus untuk menyembah Tuhan?
Apa itu OIA?
OIA merupakan metode membaca Alkitab dengan langkah Observasi, Interpretasi, dan Aplikasi.
Observasi - Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.
Interpretasi - Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.
Aplikasi - Apa arti dan aplikasi dari teks ini bagi saya/kita?