Loving The Word: OIA
Semakin kita membaca firman, semakin kita mengenal Tuhan. Mari pelajari ayat Alkitab ini dengan pertanyaan OIA!
Week 4 of 4 "The Righteous Will Flourish"
Baca Mazmur 92:1-16 TB
Konteks:
Mazmur 92 ditulis sebagai “Nyanyian untuk Hari Sabat”. Sabat bukan hanya hari istirahat, melainkan hari untuk mengalibrasi ulang perspektif kita terhadap dunia. Pemazmur menulis di tengah ketegangan: ia tahu Tuhan itu adil, tetapi melihat orang fasik justru “bertunas seperti rumput” yang cepat tumbuh, hijau, dan mendominasi. Melalui mazmur ini, kita diajak menemukan bahwa stabilitas sejati hanya ada pada karakter Allah yang tidak pernah curang.
Observasi:
- Berdasarkan ayat 5–6, bagaimana pemazmur merespons “perbuatan” Tuhan, dan apa yang ia katakan tentang “rancangan” Tuhan?
- Dalam ayat 7–8, apa dua hal yang tidak diketahui dan tidak dimengerti oleh orang bebal ketika melihat orang fasik bertunas seperti rumput?
- Di ayat 15, dua kata sifat apa yang dipakai untuk menggambarkan kondisi orang benar di masa tua, dan bagaimana hal ini berlawanan dengan gambaran “musuh yang akan binasa” di ayat 10?
- Menurut ayat 16, tiga sebutan apa yang disematkan kepada Tuhan, dan bagaimana orang benar menanggapi sifat-sifat Tuhan tersebut?
Interpretasi:
- Mengapa pemazmur menekankan kontras antara “kedalaman rancangan Tuhan” (ay. 6) dengan “kebinasaan instan orang fasik” (ay. 8)? Bagaimana hal ini menolong kita memahami bahwa iman bukan sekadar mengerti keadaan, melainkan mempercayai karakter Allah yang adil?
- Mengapa tujuan akhir dari pertumbuhan orang benar bukanlah kenyamanan pribadi, melainkan untuk “memberitakan bahwa TUHAN itu benar” (ay. 16)? Bagaimana kesegaran di masa tua menjadi bukti bahwa Tuhan tidak curang?
Relevansi:
Budaya kita sering memuja kecepatan, hasil instan, dan pencapaian yang segera dipamerkan. Ini membuat frustrasi ketika pertumbuhan rohani terasa lambat seperti pohon aras. Mungkin kita pernah berada dalam situasi di bawah ini:
- Mengapa mereka yang curang justru cepat melesat? Bagaimana Saudara menyikapi pertanyaan tentang keadilan?
- Mengapa hidup benar terasa lambat berbuah? Bagaimana Saudara menjaga kesabaran dalam proses pertumbuhan iman?
- Apakah kesuksesan kita panggung diri sendiri atau cermin kebenaran Tuhan? Bagaimana Saudara memastikan keberhasilan menjadi kesaksian, bukan sekadar pembuktian diri?
Aplikasi:
- Saat melihat “kecurangan yang berkembang pesat” di sekitar Saudara, bagaimana Saudara akan melatih hati untuk lebih mempercayai karakter Tuhan daripada sekadar berusaha memahami keadaan?
- Di area hidup mana Saudara paling rentan untuk show-up (pamer)? Langkah konkret apa yang bisa Saudara ambil agar keberhasilan di area tersebut justru menjadi kesaksian bahwa Tuhan itu benar dan jujur?
- Apa arti bagi Saudara untuk bertumbuh seperti pohon aras, perlahan tapi kokoh, dibandingkan dengan rumput yang cepat layu?
Apa itu OIA?
OIA merupakan metode membaca Alkitab dengan langkah Observasi, Interpretasi, dan Aplikasi.
Observasi - Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.
Interpretasi - Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.
Aplikasi - Apa arti dan aplikasi dari teks ini bagi saya/kita?