JPCC logo

Loving The Word: OIA

Semakin kita membaca firman, semakin kita mengenal Tuhan. Mari pelajari ayat Alkitab ini dengan pertanyaan OIA!

Week 1 of 5 "Abiding Presence"

Baca Keluaran 33:12-16 TB
Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: ”Memang Engkau berfirman kepadaku: Suruhlah bangsa ini berangkat, tetapi Engkau tidak memberitahukan kepadaku, siapa yang akan Kauutus bersama-sama dengan aku. Namun demikian Engkau berfirman: Aku mengenal namamu dan juga engkau mendapat kasih karunia di hadapan-Ku. Maka sekarang, jika aku kiranya mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, beritahukanlah kiranya jalan-Mu kepadaku, sehingga aku mengenal Engkau, supaya aku tetap mendapat kasih karunia di hadapan-Mu. Ingatlah, bahwa bangsa ini umat-Mu.” Lalu Ia berfirman: ”Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.” Berkatalah Musa kepada-Nya: ”Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?”

“WHAT DOES THE WORD SAY?” (OBSERVATION)

Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.

  • Apa saja yang Musa katakan kepada Tuhan dalam ayat ini? Lihat ayat 12–13. Perhatikan kalimat langsung Musa, apa yang benar-benar dia ucapkan.
  • Hal apa yang Tuhan sudah janjikan, dan hal apa yang Musa masih pertanyakan? Fokus di ayat 12. Bedakan antara yang “Tuhan sudah katakan” dan yang “belum dijelaskan”.
  • Kata atau frasa apa yang diulang dalam percakapan ini? Baca ayat 13–15 perlahan. Cari kata/ide yang muncul lebih dari sekali.
  • Apa yang Musa minta secara spesifik dari Tuhan? Lihat ayat 13 dan 15. Tandai permintaan yang jelas.
  • Apa yang membuat Israel berbeda dari bangsa lain? Fokus di ayat 16. Cari jawaban langsung dari teks.

“WHAT DOES IT MEAN?” (INTERPRETATION)

Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.

  • Dari semua yang Musa katakan dan minta, apa yang paling dianggap tidak bisa digantikan? Mengapa itu begitu penting baginya? Hubungkan dengan pengulangan kata dan permintaan di ayat 13–15.
  • Jika identitas Israel ditentukan oleh hal itu (ayat 16), apa yang ayat ini ungkapkan tentang arti “hadirat Tuhan”? Tarik benang dari “pembeda” di ayat 16 ke makna yang lebih dalam.

“WHAT WILL YOU DO?” (APPLICATION)

Menerapkan prinsip dari teks yang dipelajari.

  • Melihat apa yang Musa anggap paling penting, dalam hidupmu saat ini, apa yang sering jadi “lebih utama” daripada hadirat Tuhan? Bandingkan dengan fokus Musa di ayat 14–15.
  • Adakah situasi di mana kamu perlu memastikan Tuhan benar-benar menyertai sebelum melangkah? Seperti apa bentuk nyatanya? Tarik dari sikap Musa yang berani berkata, “Jangan suruh kami berangkat".
  • Apa satu langkah tindak lanjut agar kamu semakin sadar akan hadirat Tuhan dalam hidupmu?

“Kebenaran tidak akan mengubahkan sampai kebenaran itu dilakukan.”

“Tujuan akhir dari proses fasilitasi adalah membangun pemahaman dan menciptakan pengertian. Bukan diskusi yang sempurna atau mengubah hidup seseorang.”

“THE WHAT AND THE WHY OF THIS PASSAGE” (CONTEXT)
Memahami konteks dan latar belakang dari teks bacaan.

Keluaran 33 terjadi setelah kegagalan besar Israel saat menyembah anak lembu emas (Kel. 32), yang merusak relasi mereka dengan Tuhan. Meskipun Tuhan tetap berjanji membawa mereka ke Tanah Perjanjian, Dia mengatakan tidak akan menyertai mereka secara langsung, melainkan hanya mengutus malaikat (Kel. 33:3). Secara manusia, ini tetap terlihat seperti rencana yang “berhasil”: tujuan tercapai, janji tetap digenapi. Namun Musa melihat lebih dalam: masalahnya bukan sekadar sampai tujuan, tetapi apakah Tuhan benar-benar hadir di tengah perjalanan mereka.

“WHY DOES IT MATTER?”(RELEVANCE)
Bagaimana hubungan antara teks Firman Tuhan dengan kehidupan kita di masa kini? Alkitab tidak ditulis secara langsung kepada kita, tetapi prinsipnya berlaku bagi kita.

Situasi ini sangat dekat dengan hidup kita, karena kita pun sering mengejar hal-hal yang baik: tujuan hidup, karier, relasi, bahkan pelayanan dan merasa semuanya “sesuai rencana Tuhan”, tetapi tanpa benar-benar memastikan apakah Tuhan sendiri yang menyertai langkah kita. Melalui Observasi, kita akan melihat bagaimana Musa terus menekankan hadirat Tuhan dalam setiap perkataannya; melalui Interpretasi, kita memahami bahwa bagi Musa, hadirat Tuhan adalah inti yang tidak bisa digantikan oleh apa pun; dan melalui Aplikasi, kita diajak jujur melihat apakah kita sedang berjalan bersama Tuhan, atau hanya mengejar tujuan dengan asumsi Tuhan pasti ikut.



Apa itu OIA?

OIA merupakan metode membaca Alkitab dengan langkah Observasi, Interpretasi, dan Aplikasi.

Observasi - Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.
Interpretasi - Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.
Aplikasi - Apa arti dan aplikasi dari teks ini bagi saya/kita?



Materi Lainnya/Pendukung Dalam Membaca Alkitab

How can we help you?

Hubungi kami lebih lanjut! Dengan senang hati, kami akan membantu Anda semakin mengenal JPCC dan mendukung perjalanan iman Anda.

JPCC OFFICE

DOWNLOAD MYJPCC APP

Google PlayApp Store