JPCC logo

Loving The Word: OIA

Semakin kita membaca firman, semakin kita mengenal Tuhan. Mari pelajari ayat Alkitab ini dengan pertanyaan OIA!

Week 3 of 4 "Life That Overflows"

Baca 1 Tawarikh 29:14-17 (BIMK)
14 Aku dan rakyatku ini sesungguhnya tak dapat memberikan apa-apa kepada-Mu, karena segalanya adalah pemberian-Mu dan apa yang kami berikan ini adalah kepunyaan-Mu juga.
15 Engkau tahu, ya Tuhan, bahwa seperti para leluhur kami, kami pun menjalani hidup ini sebagai pendatang dan orang asing. Hidup kami seperti bayangan yang berlalu, dan kami tidak bisa luput dari kematian.
16 Ya Tuhan , Allah kami, semua barang berharga ini kami kumpulkan di sini untuk mendirikan sebuah rumah bagi-Mu supaya kami dapat menghormati nama-Mu yang suci. Tetapi semuanya itu kami terima daripada-Mu sendiri dan adalah kepunyaan-Mu juga.
17 Aku tahu Engkau menguji hati setiap orang dan Engkau menyukai orang yang murni hatinya. Dengan tulus ikhlas dan senang hati kupersembahkan semuanya ini kepada-Mu. Aku telah menyaksikan bagaimana umat-Mu yang berkumpul di sini membawa persembahan mereka kepada-Mu dengan senang hati.

“WHAT DOES THE WORD SAY?” (OBSERVATION)

Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.

  • Dalam ayat 14–16, kalimat atau pengulangan apa yang paling menekankan bahwa semua yang dimiliki Daud dan bangsa Israel berasal dari Tuhan?
  • Bagaimana Daud menggambarkan hidup manusia di hadapan Tuhan (ayat 15)? Jika itu dibayangkan seperti sebuah gambar, kesan apa yang muncul tentang hidup manusia?

“WHAT DOES IT MEAN?” (INTERPRETATION)

Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.

  • Jika Daud benar-benar percaya bahwa semuanya milik Tuhan, bagaimana seharusnya itu mengubah cara seseorang memandang “memberi”?
  • Ayat 17 menekankan bahwa Tuhan melihat hati. Menurutmu, apa hubungan antara kesadaran “Tuhan adalah sumber” dengan hati yang tulus dan sukacita dalam memberi?

“WHAT WILL YOU DO?” (APPLICATION)

Menerapkan prinsip dari teks yang dipelajari.

  • Dalam hidupmu saat ini, apa yang paling sulit kamu lepaskan (uang, waktu, tenaga, atau kontrol)? Jika itu menunjukkan apa yang kamu anggap sebagai “sumber,” apa satu langkah konkret minggu ini untuk mulai menyerahkannya kepada Tuhan?
  • Jika kamu benar-benar percaya bahwa kamu hanyalah “pengelola,” perubahan nyata apa yang bisa kamu lakukan minggu ini dalam cara kamu memberi, baik itu waktu, perhatian, atau sumber daya atau hal lainnya?

“THE WHAT AND THE WHY OF THIS PASSAGE” (CONTEXT)
Memahami konteks dan latar belakang dari teks bacaan.

Di bacaan ini, kita melihat doa Raja Daud ketika ia dan bangsa Israel memberikan persembahan untuk pembangunan Bait Allah. Menariknya, di momen puncak memberi ini, Daud tidak menonjolkan jumlah atau pengorbanan mereka, tetapi justru menekankan satu kebenaran penting: semua berasal dari Tuhan dan tetap milik Tuhan.

Daud menyadari bahwa manusia bukan pemilik, melainkan pengelola. Karena itu, memberi bukanlah kehilangan, tetapi mengembalikan. Dari sini terlihat bahwa inti dari giving bukan pada tindakan luar, tetapi pada hati yang sadar siapa sumbernya. Inilah pesan utamanya: generosity lahir dari hati yang mengerti bahwa semuanya milik Tuhan, dan kita hanya dipercaya untuk mengelolanya.

“WHY DOES IT MATTER?”(RELEVANCE)
Bagaimana hubungan antara teks Firman Tuhan dengan kehidupan kita di masa kini? Alkitab tidak ditulis secara langsung kepada kita, tetapi prinsipnya berlaku bagi kita.

Seringkali yang membuat memberi terasa berat bukan karena kita tidak punya, tetapi karena kita merasa itu milik kita. Kita mulai menghitung, menahan, bahkan takut kekurangan, karena kita melihat diri sebagai pemilik.

Namun bagian ini seperti mengundang kita untuk berhenti sejenak dan jujur: “bagaimana jika semua yang kita pegang hari ini sebenarnya hanya titipan? Bahwa sumbernya bukan dari kita, tetapi dari Tuhan.” Dan mungkin pertanyaannya bukan lagi tentang seberapa besar kita bisa memberi, tetapi apakah kita benar-benar percaya bahwa Tuhan tetap memegang sumbernya.



Apa itu OIA?

OIA merupakan metode membaca Alkitab dengan langkah Observasi, Interpretasi, dan Aplikasi.

Observasi - Mencari dan mengumpulkan informasi dan fakta-fakta dalam teks bacaan.
Interpretasi - Menarik kesimpulan mengenai apa yang sang penulis teks ingin sampaikan.
Aplikasi - Apa arti dan aplikasi dari teks ini bagi saya/kita?



Materi Lainnya/Pendukung Dalam Membaca Alkitab

How can we help you?

Hubungi kami lebih lanjut! Dengan senang hati, kami akan membantu Anda semakin mengenal JPCC dan mendukung perjalanan iman Anda.

JPCC OFFICE

DOWNLOAD MYJPCC APP

Google PlayApp Store